Upacara Hari Santri 2025 Kecamatan Rejoso - Kabupaten Pasuruan

Upacara Hari Santri 2025 Kecamatan Rejoso

0x dibaca    2025-10-22 11:00:00    admin

202510/917-68f862a5218b7.jpg

Pada Rabu, 22 Oktober 2025, Kecamatan Rejoso menggelar upacara khidmat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Upacara berlangsung di halaman Masjid Raudhatul Muttaqin Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso Inspektur upacara adalah KH. Luthfi Adnan, M.Pd.I., Ketua MWC NU Kecamatan Rejoso. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya meneladani semangat perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keutuhan bangsa. Tema yang diangkat dalam peringatan tahun ini adalah “Mengawal Indonesia Merdeka menuju Peradaban Dunia” — mengajak para santri dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus aktif dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan, sosial dan keagamaan.

Upacara dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain:

1. Camat Rejoso, Arfian Fakhruddin Kurdiamsyah.

2. Kepala KUA Kecamatan Rejoso, KH. Yusuf Widodo.

3. Santri dari berbagai pondok pesantren, guru-pengajar, pengurus NU setempat, serta masyarakat umum


KH. Luthfi Adnan menyampaikan bahwa santri tidak hanya identik dengan aktivitas pesantren semata, namun juga dengan nilai penting seperti keikhlasan, disiplin, dan rasa cinta tanah air. Ia mengajak agar peringatan ini menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas keilmuan dan akhlak di kalangan santri.Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai seremonial, tetapi mampu mendorong santri di Kecamatan Rejoso untuk lebih aktif di bidang pendidikan, sosial, kebangsaan dan keagamaan — dan mengambil peran nyata dalam membangun masyarakat yang maju, beradab, serta berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Rejoso berjalan lancar dan penuh makna. Dengan tema besar “Mengawal Indonesia Merdeka menuju Peradaban Dunia”, acara ini menjadi pengingat bahwa santri adalah bagian penting dari sejarah, masa kini, dan masa depan bangsa.

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar


Tulis Disini